Posted in NHW

NHW vol.6: Belajar Menjadi Manager Keluarga Handal

Bismillahirrahamanirahim

Tanpa terasa sudah memasuki tugas NHW yang ke-6. Setelah sebelumnya mengerjakan NHW 5 dengan serba dadakan, dikarenakan banyak waktu yang harus dilakukan di luar rumah, antaranya mengurus anak yang di rawat di rumah sakit, suami datang, dan urusan keluarga lainnya. Pada NHW6 kali ini, saya sebenarnya sudah menjalankan tugas harian yang diberikan oleh suami saya sejak kami mulai LDR. Melihat dan mengamati cara kerja istrinya, suami saya berinisiatif menjadwalkan pekerjaan saya. Namun saya sebenarnya bukan orang yang suka didikte, mau tak mau saya dulu mengerjakannya dengan keterpaksaan.

Seiring waktu berjalan, ternyata benar saya membutuhkan jadwal harian. Sebelum mendapatkan tugas NHW6 sebenarnya saya sudah merevisi kembali jadwal saya. Dan feeling saya benar, ternyata tugas kali ini berkaitan dengan jadwal harian.

3 hal yang menjadi prioritas dalam aktivitas rutin saya, antaranya :

  1. Mencuci dan membersihkan area tempat tinggal saya yang berada di lantai 2, karena saat ini saya masih tinggal bersama mertua. Saya suka mencuci baju dan lebih puas jika dicuci sendiri bukan oleh asisten rumah tangga.
  2. Mengantar dan menjemput anak sekolah, selain menjaga keamanan anak, ini juga menjadi penghubung komunikasi antara saya sebagai wali murid dan guru, agar selalu tercipta hubungan konsep pengajaran di sekolah dan di rumah.
  3. Bed time story, ini menjadi jalan utama saya untuk memasukan konsep-konsep kepada anak saya, dan mencari tema bulanan apa yang sedang diminati anak, contoh, pada bulan ini saya membeli buku tentang dinosaurus berdasarkan pilihan anak, dan saya bercerita, hasilnya anak dapat mengenal beberapa jenis dinosaurus, membedakan karnivora dan herbivora.

3 hal kegiatan dinamis yang ingin saya kembangkan dalam kehidupan saya, antaranya:

  1. Merajut, karena ini adalah passion saya, dan saya baru akan memulai membentuk kelas rajut.
  2. Memasak, dari sini saya dapat mengukur kemampuan saya menyediakan makanan yang tepat dan disukai keluarga, karena budaya yang berbeda dan sangat mempengaruhi selera masakan.
  3. Menulis, saya ingin kembali aktif menulis seperti saat saya masih muda. Dan dari menulis saya tentu bisa memiliki hobi baru.

Dan ada hal yang saya harus kurangi saat bersama anak, yaitu bermain smartphone, karena anak saya mulai tumbuh kritis, dan ini sangat mengganggu kebersamaan kami. Suami saya juga mulai komplain, solusinya, saya harus mencari waktu yang tepat jika ingin berinternet ria. Contohnya pada saat malam hari.

Saya sangat merasakan manfaat mengikuti program martikulasi ini, apalagi saat ini mulai memasuki tahapan belajar menjadi manager keluarga. Keadaan saya saat ini adalah tidak ada asisten rumah tangga untuk sementara waktu, dari situ saya mengerti manfaat patuh terhadap jadwal yang saya buat dan menghargai setiap waktu yang ada, sehingga perkerjaan domestik bisa terselesaikan tepat waktu. Untuk urusan “me time” yang masih dipeributkan oleh sebagian orang pun alhamdulillah saya bisa mendapatkannya, asal saya disiplin dengan jadwal yang sudah saya buat, dan tidak lupa mengerjakan NHW tepat waktu. Inti dari semuanya adalah kedisiplinan dan mencintai apa yang kita kerjakan, saya sangat mencintai peran saya menjadi stay at home mom. Dan makin cinta setelah saya mengikuti program ini, karena saya mulai bisa mengatur waktu, keadaan, dan membaca hati saya.

Pekalongan, 23 November 2016

 

Martikulasi Batch 2, Kelas SSJP

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s