Posted in Bunda Sayang, Challenge, IIP, Istri, Komunikasi Produktif

#Tantangan10hari level 1: Komunikasi Produktif Day 4

Bismillah… Kali ini sudah memasuki hari keempat dalam tantangan 10 hari. Tantangan ini benar-benar memberikan pelajaran ke saya untuk belajar berkomunikasi lagi, terlebih saya sedang melawan badai yang masih uleng-ulengan dalam hati saya. Entah saya mungkin masih panik dalam merawat anak. Di kelas bunda sayang semoga saya mendapatkan banyak pembelajaran dan bisa mengamalkannya. Saya ingin berubah. Kembali ke masalah komunikasi. Saya bersyukur. Karena beberapa poin dalam buku ini anak pertama saya “lulus” untuk perkembangan sesuai umurnya. Dalam artian cara bertuturnya sudah sangat jelas dan lugas. 

Namun yang belum saya kuasai adalah cara menghadapi anak tantrum. Karena ketika dia mulai tantrum saya sering panik. Antara ingin tetap membiarkan dia melepaskan emosi melalui tangisan dan tidak enak dengan keadaan sekitar yang merasa kurang nyaman mendengar ia menangis. Inilah yang menyebabkan saya menjadi panik dan serba salah. Yang tadinya tidak ingin bernada tinggi jadi keluar. Saya belum bisa berdamai dengan diri sendiri rupanya. Saya ingin sekali mendapatkan cara agar bisa tetap stay cool dan tidak ekspresif. Karena hal itu menjadi cukup mengganggu diri saya sendiri. Panik. Hal ini yang harus saya kurangi. 

Facing two childrens under 3 at the same time. It definitely isn’t the easiest thing to do. I also don’t want to be supermom. Just mom, who love their children wholeheartedly.

Kemarin malam akhirnya saya memulai kembali forum itu bersama suami. Banyak hal yang bisa ditangkap dari hasil diskusi. 

  • Suami meminta saya tetap menghadapi, nanti akan terbiasa,
  • Mencari cara lain, menghadapi anak yang lagi caper, merengek, dan lainnya. (Saya masih lemah disini) 
  • Bergaul dengan orang-orang yang positif, agar yang mendapat input positif dari teman-teman yang positif dan pergaulan sehat.
  • Tidak berpikir berlebihan dan meminta nasehat kepada ahlinya. 

Tapi dari semua poin sebenarnya saya lebih membutuhkan bantuan suami untuk mau bekerjasama bagaimana tetap hadir dalam merawat anak walau jarak memisahkan kita. Inilah tantangan. Tidak hanya di kelas IIP, tapi dalam dunia nyata. Bagaimana kelanjutannya? Yang jelas saya mau berusaha untuk berubah, bantu saya teman-teman. Saya paham, Allah memilih saya untuk menjadi Ibu pada saat ini pasti ada tujuannya, dan semoga saya bisa melawan “badai” yang menghadang. 

#Tantangan10hari #Hari4 #KomunikasiProduktif #KelasBunSayIIP 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s